Ayam broiler menjadi salah satu unggas yang memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Hal ini dikarenakan ayam broiler terkenal dengan permintaan daging yang besar di pasar. Selain itu, untuk memenuhi permintaan pasar, pastikan jika peternak akan bisa menghasilkan ayam broiler yang berkualitas. Salah satu tahapan dalam budidaya ayam broiler yakni dengan memaksimalkan pakan yang cocok untuk ayam broiler.
Agar bisnis Anda semakin baik, maka simak di bawah ini sejumlah cara yang tepat untuk pemilihan jenis pakan, komposisi hingga konsumsi pakan yang tepat untuk ayam broiler.
Daftar Isi
Jenis Pakan Ayam Broiler
Bagi Anda yang ingin mencoba budidaya ayam pedaging maka hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah dengan mengetahui jenis pakan bagi ayam broiler dan kelebihan dari masing-masing jenis pakan ayam broiler.
1. Alami
Sesuai dengan namanya, pakan ini dibuat dari bahan-bahan alami. Anda dapat membuatnya dengan menemukan bahan alami di sekitar Anda, tetapi perlu diingat bahwa tidak semua bahan alami cocok untuk diberikan kepada ayam Broiler. Sebagai contoh, pakan terbaik untuk ayam pedaging dapat terbuat dari jagung yang digiling, ubi yang dicincang, nasi, dan bahan lainnya yang alami.
2. Buatan
Pakan buatan merujuk pada pakan yang sengaja diracik dengan mencampurkan berbagai bahan alami yang kemudian diolah dan dibentuk dengan cermat. Dalam pembuatan pakan buatan, diperlukan perhatian khusus terhadap kandungan nutrisinya, sehingga tidak boleh dilakukan dengan sembarangan, misalnya kombinasi jagung, dedak, dan konsentrat.
3. Alternatif
Tidak hanya memberikan pakan alami atau buatan, Anda juga dapat menyajikan pakan alternatif kepada ayam Broiler. Sebagian besar peternak memilih untuk membeli pakan alternatif yang sudah jadi dari pabrik dengan harga berkisar antara Rp 5.000 hingga Rp 6.000 per kilogram. Informasi mengenai kandungan nutrisi pakan alternatif biasanya tertera di kemasan. Sebaiknya Anda perlu mencobanya pada populasi kecil ternak ayam Anda dan melihat kecocokan pangan.
Konsumsi Pakan Ayam Broiler
Nah, selanjutnya Anda perlu tahu tentang takaran yang tepat pada konsumsi ayam broiler. Pada sejumlah pakan untuk ayam potong harus sesuai dengan usianya. Supaya, ayam mendapatkan nutrisi yang sesuai berdasarkan umurnya.
1. Ayam umur 1-7 Hari
Ayam broiler pada masa pertumbuhan pertama, maka perlu adanya pemenuhan kandungan protein yang besar agar bisa mencapai target berat badan yang ideal. Pakan ayam pada fase ini bisa jagung kuning, dedak padi hingga tepung ikan.
2. Ayam Umur 8 – 21 Hari
Pada jenis ayam ini, ayam sudah mulai diberikan jenis pakan dengan kandungan konsentrat yang baik untuk pertumbuhan ayam. Pada usia ini Anda bisa mencampurkan pakan dan racik sendiri.
3. Ayam Umur 22 Hari – Panen
Pada fase ini, protein pakan pada ayam Broiler lebih berkurang jika dibandingkan dengan pada fase awal dan pada fase pertumbuhan. Pada fase ini membutuhkan energi yang lebih tinggi sehingga memerlukan makanan dengan campuran yang kebutuhan nutrisinya menyesuaikan kebutuhan usia ayam broiler.
Penambahan Suplemen Organik Cair
Pertumbuhan ayam broiler yang maksimal akan semakin baik dan optimal dengan menambahkan suplemen organik sebagai probiotik. Salah satu rekomendasi adalah Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan.
Suplemen ini ternak akan terhindar dari kematian, kotoran ayam tidak berbau, hingga menurunkan kadar amonia. Bagi peternak ayam broiler pemberian suplemen bisa membantu dalam meningkatkan kualitas hewan ternak Anda.















