Pasar motor bekas di Indonesia sangat besar dan selalu ramai. Banyak orang membeli motor bekas karena harganya lebih terjangkau dan pilihan unitnya beragam. Namun, tidak semua motor bekas mudah dijual. Ada tipe dan kondisi tertentu yang membuat motor sangat sulit laku, bahkan meski harganya sudah diturunkan. Jika Anda berniat menjual motor seperti vespa matic, penting memahami faktor apa saja yang membuat motor bekas kurang diminati pembeli.
Daftar Isi
1. Motor dengan Kondisi Mesin Bermasalah
Konsumen motor bekas umumnya sangat memperhatikan kondisi mesin. Motor yang mesinnya kasar, sering mati mendadak, mengeluarkan asap putih, atau boros bahan bakar akan sulit mendapatkan peminat. Calon pembeli biasanya langsung mengurungkan niat ketika melihat tanda-tanda seperti:
- Suara mesin tidak halus
- Tenaga ngempos
- Ada kebocoran oli
- Sulit dinyalakan
Mesin adalah “jantung” motor. Sekalipun motor tampak bagus di luar, kerusakan mesin membuat pembeli merasa rugi karena harus mengeluarkan biaya perbaikan besar.
2. Motor Bekas Tabrakan Berat
Motor vespa matic yang pernah mengalami kecelakaan parah umumnya menunjukkan banyak kerusakan struktural, seperti rangka bengkok, stang tidak lurus, suspensi bermasalah, atau bodi tidak presisi. Motor seperti ini dianggap berisiko untuk dipakai kembali karena stabilitasnya sudah tidak sempurna.
Biasanya, pembeli bisa mengenali motor bekas tabrakan dari:
- Rangka yang miring
- Handling yang tidak stabil
- Celah bodi tidak rata
- Bekas las atau dempulan tebal
Sebagus apapun perbaikannya, motor yang pernah tabrakan berat tetap sulit laku.
3. Motor Banjir atau Pernah Terendam
Motor yang pernah terendam banjir juga termasuk unit yang sulit laku dijual. Air dapat merusak banyak komponen, termasuk sistem kelistrikan, ECU, kabel, bahkan merusak ruang bakar.
Tanda motor bekas banjir biasanya, timbul karat di bagian kolong atau rangka, bau lembap yang tidak hilang, kelistrikan sering error dan lampu atau indikator suka mati hidup. Pembeli motor bekas umumnya sangat menghindari unit seperti ini karena biaya perbaikan yang tidak terduga di masa depan.
4. Dokumen Tidak Lengkap atau Bermasalah
Ini adalah salah satu penyebab terbesar motor tidak laku. Pembeli motor bekas hampir selalu mengutamakan unit dengan dokumen lengkap, terutama: STNK aktif, BPKB asli, Pajak tidak mati bertahun-tahun dan Nomor rangka dan mesin sesuai. Motor tanpa BPKB atau pajak mati bertahun-tahun hampir pasti sulit dijual, bahkan jika harga sudah sangat murah. Banyak orang takut motor tersebut hasil curian atau sulit diurus legalitasnya.
5. Modifikasi Berlebihan
Modifikasi memang bisa membuat motor terlihat unik, tetapi modifikasi berlebihan justru membuat motor sulit laku. Contohnya:
- Knalpot racing yang terlalu bising
- Lampu-lampu tidak standar
- Velg ekstrem yang mengubah handling
- Cutting sticker berlebihan
- Memotong rangka atau bodi
Motor modifikasi sering dianggap tidak nyaman untuk dipakai harian, boros, dan membutuhkan biaya untuk mengembalikan ke kondisi standar. Pembeli lebih suka motor yang orisinal atau hanya modifikasi ringan.
6. Motor yang Tidak Dirawat dengan Baik
Motor dengan tampilan lusuh, banyak karat, jok sobek, atau cat kusam sangat sulit menarik pembeli. Banyak orang menilai motor dari visual pertama. Motor yang terlihat kotor atau tidak terurus dianggap menunjukkan kebiasaan pemilik yang jarang melakukan perawatan. Padahal, perbaikan kosmetik sederhana seperti mencuci, poles, atau mengganti jok bisa meningkatkan nilai jual secara signifikan.
7. Motor Merek atau Model Kurang Populer
Beberapa motor memiliki permintaan pasar rendah. Motor dengan desain kurang menarik, teknologi rumit tetapi tidak populer, atau merek tertentu yang jarang dipakai masyarakat sering sulit laku. Sebaliknya, motor yang populer seperti vespa matic atau motor bebek dan matic Jepang lebih cepat mendapatkan pembeli karena reputasinya sudah kuat.
Bagaimana Supaya Motor Bekas Cepat Laku?
Jika motor Anda termasuk kategori yang sulit dijual, Anda bisa mempertimbangkan opsi yang lebih aman, misalnya menjual melalui platform profesional seperti OLXmobbi. Mereka melakukan inspeksi menyeluruh dan memberikan penawaran instan sehingga proses lebih cepat dan aman dibandingkan menjual ke individu.
Motor bekas tidak laku biasanya disebabkan oleh kondisi mesin buruk, motor bekas tabrakan atau banjir, dokumen tidak lengkap, modifikasi ekstrem, motor yang tidak dirawat, atau model yang tidak populer. Dengan memahami faktor-faktor ini, Anda dapat memperbaiki kekurangan motor sebelum dijual, atau memilih tempat jual-beli yang lebih terpercaya seperti OLXmobbi agar transaksi tetap aman dan nyaman.















